guru kehidupan

yang terjadi semalam benar-benar membuat dada sesak dan tak terasa ada aliran air tak putus putus berasal dari mata.

malam itu, ketika sedang sholat berjamaah isya dengan Abi, terdengar pertengkaran, berebut barang/mainan, adu mulut antara vina dan thariq.

entah siapa yang memulai, tiba2 si sulung menangis keras dan tersedu-sedu. padahal setelah berulang tahun ke 4, jarang sekali vina menangis kecuali jika benar2 sakit, semisal terjatuh. sholat jadi ga bisa khusyuk karena keduanya masing bertengkar, vina masih menangis bahkan sempak memeluk saya.

sambil menangis dia berujar, “sudah le, minta maaf le, ga boleh pukul”.

masih dalam kondisi sholat terdengar tangis vina lambat laun mereda, tapi dia tak henti berucap ” minta maaf le, sayang, salaman”.

ketika selesai sholat, vina langsung merengkuh saya dengan terisak-isak, saya hanya berusaha menenangkan karena-entah- saya juga ikut mewek melihat dan mengingat kejadian itu.

malam itu saya belajar, ketika menjadi orang tua, kita berperan menjadi murid, dan anak2 kitalah gurunya.

dari anak, kita belajar untuk sabar, sabar yang tidak berbatas seperti saat menasehati anak dia malah tidak memperhatikan kita atau hanya sekedar menjawab “iya bunda, iya abi”

dari anak, kita belajar ikhlas, ikhlas dengan kejadian pertengkaran yang telah terjadi, melupakan dan hanya mengambil hikmahnya saja. anak kecil cepat sekali lupa, semenit yang lalu dia menangis, 2 menit lagi sudah bisa terbahak.

dari anak, kita belajar, belajar terus bahwa menjadi orang tua memang harus terus belajar, dari pengalaman dan dari tiap kejadian.

Gambar

Gambar

rukun terus ya nak…kalaupun ada perselisihan segera selesaikan, salaman dan sayang-sayangan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s